Archive | April 2013

Bangga dengan Teknologi Hijau Persembahan DAIHATSU!

Teknologi hijau atau sering disebut dengan greentech adalah aplikasi dari satu atau lebih pengetahuan tentang lingkungan, dengan berbagai metode dan material untuk memonitor, menjadi model, melakukan konservasi alam, menciptakan suatu produk yang bersih dan ramah lingkungan yang akhirnya mengurangi dampak buruk dari perkembangan teknologi itu sendiri (terjemahan bebas dari Wikipedia digabung dengan sumber-sumber lain).

Bagaimana penerapan teknologi hijau di bidang otomotif? Ada yang bilang, selama mobil atau kendaraan Anda masih menggunakan bahan bakar fosil maka tetap saja itu tidak ramah lingkungan. Pendapat ini sebenarnya salah. Karena ketika kendaraan itu bisa meminimalisir gas buang hingga tak ada gas buang sama sekali yang berdampak buruk, maka apapun bahan bakarnya sebenarnya itu sudah merupakan penerapan teknologi hijau. Memang harus diakui sangat sulit melakukan hal-hal terutama untuk meminimalisir gas buang tersebut namun paling tidak kita boleh bersyukur masih ada perusahaan-perusahaan pembuat mobil yang terus berupaya untuk menerapkan teknologi hijau dalam setiap produk-produknya. Salah satunya adalah Daihatsu.

Daihatsu sangat serius dalam menerapkan teknologi ramah lingkungan alias teknologi hijau dalam setiap produk-produknya. Ada tiga rahasia ramah lingkungan yang akan menjadi pedoman model-model Daihatsu di masa depan.

Rahasia pertama adalah teknologi “Eco-Idle” yang mampu mengatur dan mematikan mesin secara otomatis. Dalam keadaan macet, mesin mobil akan mati secara otomatis sehingga dapat menghemat bahan bakar, ditambah sistem i-EGR mampu menghasilkan pembakaran sempurna dan mengurangi pengeluaran karbondioksida. Langkah pertama ini dipastikan akan menghemat bahan bakar dengan target 30 km per Liter bahan bakar. Wah, kalau jarak Surabaya – Jakarta sekitar 800 km maka kira-kira akan menghabiskan bahan bakar tidak sampai 30 Liter dong? Mantap!

Ternyata tak hanya pembakaran sempurna saja yang dilakukan untuk menghemat bahan bakar ini. Daihatsu juga menaikkan rasio kompresi mesin menjadi 10,5 – 11,3, meningkatkan efisiensi daya transmisi CVT melalui pengurangan beban pada mesin karena rasio gigi dioptimalkan, mengurangi bobot kendaraan dengan penggunaan material yang lebih ringan, melakukan efisiensi saat kendaraan melambat dan pada pengeraman, serta meningkatkan efektifitas pendingin udara panas.

Kedua, penggunaan mesin dua silinder turbocharged dengan teknologi active ignition system yang bisa menghemat bahan bakar sebesar 30 persen. Walaupun cc kecil tapi performa tetap terjaga berkat teknologi turbo yang dimiliki oleh produk-produk Daihatsu. Penghematan ini dicapai berkat kinerja 2 silinder yang lebih efektif ketimbang menggunakan 3 silinder yang kerap digunakan oleh banyak jenis mobil termasuk city car. Selain itu, pada teknologi pengapian, penggunaan listrik frekuensi tinggi akan memastikan semua bahan bakar yang tercampur dengan udara dibakar habis sehingga meminimalisasi gas yang terbuang.

Ketiga, Daihatsu akan membuat sumber energi baru melalui penggunaan bahan bakar cair Hidrazin Hidrat (N2H4.H2O). Hidrazin Hidrat adalah pencampuran air dan hidrogen. Zat ini memiliki daya energi yang tinggi dan tidak menghasil CO2 sehingga sangat ramah lingkungan. Selain itu, Daihatsu juga meniadakan penggunaan logam mulia pada sistim kelistrikan sehingga menekan biaya produksi yang akan membuat mobil lebih murah namun dengan performa lebih baik dan lebih hemat bahan bakar. Teknologi fuel cell Daihatsu memiliki jarak tempuh lebih jauh dibanding dengan teknologi fuel cell lain.

Pasti bingung deh… membaca ulasan tentang teknologi Daihatsu ini. Tapi intinya hanya satu, Daihatsu membuat mobil terbaik yang ramah lingkungan namun tetap hemat bahan bakar.

???????????????????????????????

Nampang bareng Erdi (Daihatsu R Deluxe) si mobil kesayangan

Akupun sangat tertarik untuk bisa memiliki dan merasakan sendiri sensasi mengendarai Daihatsu. Sejak November 2012 lalu, aku dan keluargaku menikmati mobil baru kami Daihatsu Xenia R Deluxe. Memang sudah lama aku mengincar tipe yang satu ini. Selain sudah cukup lengkap asesorisnya, harganya juga lumayan sesuai dengan isi kantong. Kini si Erdi, sapaan kami untuk mobilku ini, berasal dari kata R Deluxe – disingkat jadi Erdi, selalu mengisi hari-hariku bersama keluarga. Dengan warnanya yang hitam gagah, aku selalu merasa bangga setiap kali mengendarainya menerabas padatnya lalu-lintas di Surabaya. Jangankan di Surabaya, beberapa kali melintasi jalan tol Suramadu, Erdi sangat enak dipacu. Tenaganya cukup responsif namun tetap hemat bahan bakar.

Oh iya, selain di sisi teknologi, Daihatsu juga gencar melakukan program-program CSR yang bermanfaat bagi orang banyak. Ada program Hijau Bersama Daihatsu yang menitikberatkan pada pengelolaan dampak lingkungan, ada program Sehat Bersama Daihatsu untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, program Pintar Bersama Daihatsu untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta program Sejahtera Bersama Daihatsu yang berkomitmen melakukan pemberdayaan di bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu penghargaan yang pernah diterima Daihatsu dari Gubernur DKI Jakarta adalah peringkat “Very Good Level” untuk Environmental Management. Ini bukti keseriusan Daihatsu dalam mewujudkan teknologi hijau yang terus-menerus ramah lingkungan.

Program CSR DAIHATSU (www.daihatsu.co.id)

Program CSR DAIHATSU (Sumber: www.daihatsu.co.id)

Wah, dengan semua yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh Daihatsu rasanya aku makin bangga saja deh memiliki dan mengendarai si Erdi eh.. Daihatsu…

Salam Sahabat DAIHATSU!